BANK DKI RAIH PREDIKAT PERUSAHAAN TERPERCAYA DALAM INDONESIA GOOD CORPORATE GOVERNANCE AWARD 2016

goodaward

" INDONESIA GOOD CORPORATE GOVERNANCE AWARD 2016 "

 

 

 

 

  

 

 

 

Jakarta - Terus berkomitmen menerapkan tata kelola perusahaan, Bank DKI raih predikat Perusahaan Terpercaya yang diberikan oleh Indonesian Institute Corporate Governance dan Majalah SWA dalam Indonesia Good Corporate Governance Award 2016 di Jakarta (19/12). Hadir menerima penghargaan tersebut, Direktur Kepatuhan Bank DKI, Budi Mulyo Utomo.

Indonesia GCG Award 2016 menggunakan parameter dan ukuran dari Corporate Governance Perception Index (CGPI) yang dilakukan oleh Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) dimana hasil penilaiannya dalam bentuk indeks. Metodologi yang digunakan menggunakan empat tahapan penilaian yakni self assessment (pengisian kuesioner), kelengkapan dokumen, pembuatan makalah &presentasi dan observasi. Tahun ini Indonesia GCG Award mengedepankan tema “GCG dalam perspektif keberlanjutan”.

Direktur Kepatuhan Bank DKI, Budi Mulyo Utomo menjelaskan bahwa predikat sebagai Perusahaan Terpercaya ini merupakan kali ketujuh yang Bank DKI terima, menunjukkan komitmen Bank DKI yang terus meningkat dalam menerapkan tata kelola perusahaan. Bank DKI memperoleh total nilai sebesar 82,08.

Budi Mulyo Utomo menambahkan bahwa Bank DKI senantiasa menerapkan tata kelola perusahaan secara konsisten pada setiap tingkatan organisasi dan pada setiap aktivitas perusahaan. “Bank DKI senantiasa memperhatikan aspek legal normative yakni penerapan GCG yang bertujuan untuk memenuhi kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan aspek corporate behaviour yang mengedepankan etika bisnis dalam berinteraksi dengan seluruh pemangku kepentingan yang tentunya selaras dengan penerapan tata kelola perusahaan” ujar Budi Mulyo.

Sebelumnya, diawal Desember 2016, Bank DKI juga menerima penghargaan sebagai GCG Terbaik Perusahaan BUMD dengan predikat Sangat Baik untuk sektor keuangan Bank BUKU III dari Majalah Economic Review dan IPMI International Business School.

Per Oktober 2016, total aset Bank DKI tercatat sebesar Rp42,41 triliun, dengan dana pihak ketiga per Oktober 2016 adalah sebesar Rp30,38 triliun dan penyaluran kredit sebesar Rp24,36 triliun. Per Oktober 2016, laba setelah pajak Bank DKI per Oktober 2016 tercatat sebesar Rp504 miliar.

Keberhasilan Bank DKI dalam meraih penghargaan dibidang tata kelola perusahaan menunjukkan apresiasi atas penerapan pengelolaan Bank DKI yang transparan dan berintegritas. “Selain itu penghargaan ini juga tidak lepas berkat adanya dukungan nasabah, mitra kerja dan masyarakat luas” ujar Budi Mulyo Utomo turut menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada Bank DKI