globe
     RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM

Pemegang Saham

Pemegang saham Bank DKI adalah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pemegang saham pengendali dan PD Pasar Jaya.

Pemegang Saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham memiliki kewenangan untuk menjalankan haknya sesuai dengan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Rapat Umum Pemegang Saham merupakan wadah bagi pemegang saham untuk mengambil keputusan secara wajar, transparan, dan untuk kepentingan perusahaan.

 

Kedudukan Rapat Umum Pemegang Saham

RUPS adalah organ perusahaan yang memegang kekuasaan tertinggi dalam perusahaan dan memegang segala kewenangan yang tidak diserahkan kepada Direksi dan Dewan Komisaris. RUPS sebagai organ perusahaan merupakan wadah para pemegang saham untuk mengambil keputusan penting berkenaan dengan bisnis dan operasional Perseroan. Keputusan yang diambil dalam RUPS didasari pada kepentingan Bank DKI. Pengambilan keputusan RUPS dilakukan secara wajar dan transparan.

  

Pemberitahuan Jadwal dan Agenda RUPS Bank DKI

Tanggal Pemberitahuan Nomor dan Tanggal Surat Tujuan Surat
3 Maret 2016 28/UND/DIR/CORSEC/III/2016 Undangan dan Pemberitahuan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
3 Maret 2016 29/UND/DIR/CORSEC/III/2016 Undangan dan Pemberitahuan kepada PD Pasar Jaya

 

Realisasi Keputusan RUPS Bank DKI Tahun 2016

Jadwal dan Agenda RUPS Keputusan Realisasi dan Tindak Lanjut
RUPS Tahunan 
Jakarta 18 Maret 2016,
dengan agenda :
Keputusan Agenda I : Realisasi Keputusan Agenda I :
Persetujuan Laporan Tahunan, Pengesahan Laporan Keuangan
dan Persetujuan Laporan Tugas
Pengawasan Dewan Komisaris tahun buku 2015
Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku 2015, yang terdiri dari Laporan Direksi dan Laporan tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buk yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 beserta penjelasannya yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young) sesuai Laporan nomor RPC-362/PSS/2016 tanggal 29-2-2016 Telah terealisasi
  Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggungjawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan – termasuk anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa yang diselenggarakan pada tanggal 17Juni 2015 dan 1 Oktober 2015 – atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31-12-2015, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2015 tersebut, tanpa mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk kembali menindaklanjuti temuan yang disebutkan dalam Laporan Tahunan (termasuk namun tidak terbatas pada profil risiko sebagaimana diungkapkan dalam hasil review dan audit Kantor Akuntan Publik urwantono, Sungkoro & Surja Laporan Tahunan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan Laporan Keuangan Bank DKI telah disampaikan kepada Regulator
  Dengan catatan apabila di kemudian hari ditemukan adanya perbuatan penggelapan, penipuan dan tindak pidana penyalahgunaan jabatan, yang mengakibatkan kerugian bagi Perseroan, maka anggota Direksi dan Dewan Komisaris dapat dimintakan tanggung jawab pribadi Telah terealisasi
  Keputusan Agenda II : Realisasi Keputusan Agenda II :
Penggunaan Laba Bersih 
Tahun Buku 2015
Persetujuan penggunaan laba bersih PT Bank DKI Tahun Buku 2015 sebesar Rp 231.799.216.150,- (Dua ratus tiga puluh satu miliar tujuh ratus sembilan puluh sembilan juta dua ratus enam belas ribu seratus lima puluh rupiah) dengan perincian sebagai berikut:  
  Sebesar 30% dari laba bersih atau senilai Rp69.539.764.845 (Enam puluh sembilan milar lima ratus tiga puluh sembilan juta tujuh ratus enam puluh
empat ribu delapan ratus empat puluh lima rupiah) ditetapkan sebagai dividen tunai dan akan dibayarkan kepada para pemegang saham
Telah terealisasi
  Memberikan kuasa dan wewenang Direksi Perseroan untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen tunai Tahun Buku 2015 sesuai dengan ketentuan yang berlaku Bank DKI telah menyetorkan dividen kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 69, 522 miliar pada April 2016
  Sisanya sebesar Rp162.259.451.305 (Seratus enam puluh dua miliar dua ratus lima puluh sembilan juta empat ratus lima puluh satu ribu tiga ratus lima rupiah) untuk dibukukan sebagai laba ditahan Bank DKI telah menyetorkan dividen kepada PD Pasar Jaya sebesar Rp 17,689 juta pada April 2016
  Keputusan Agenda III : Realisasi Keputusan Agenda III :
Penetapan Penghasilan Direksi dan Dewan Pengawas Perseroan Tahun 2016 dan Tantiem Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Kinerja Tahun Buku 2015 Penghasilan bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2015-2016 ditetapkan oleh Pemegang Saham Seri A Monumen Nasional dengan merujuk kepada Pergub No.242/2015, yang hasilnya akan disampaikan melalui Dewan Komisaris Telah terealisasi
  Keputusan Agenda IV : Realisasi Keputusan Agenda IV :
Persetujuan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi
DKI Jakarta
Memberikan persetujuan penambahan Modal Ditempatkan/Disetor Perseroan sebesar jumlah yang ditetapkan dalam APBD-P Tahun 2016 atau sesuai rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bersumber dari Hasil Penagihan Tahun 2015 yang berasal dari Kredit Hapus Buku eks BPPN dengan total sebesar Rp18.168.017.906,- sebagai setoran modal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Perseroan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah merealisasikan tambahan modal ditempatkan/ disetor sebesar Rp500.000.000.000,- (Lima Ratus miliar Rupiah) dimana didalamnya termasuk dari hasil tagih Kredit Hapus Buku eks BPPN pada semester II tahun 2015
  Keputusan Agenda V  
Perubahan Susunan Anggota Dewan Pengawas Syariah Menerima berakhirnya masa jabatan Munzir Tamam selaku Ketua Dewan Pengawas Syariah, Surahman Hidayat dan Kanny Hidaya Yamawasa masingmasing selaku anggota Dewan Pengawas Syariah terhitung sejak tanggal 1 Februari 2016 dengan disertai ucapan terimakasih atas pengabdiannya Hasil RUPS LB tersebut telah dipublikasikan di surat kabar harian nasional pada tanggal 22 Maret 2016
  Menyetujui pengangkatan A. Syarifuddin A. Gani sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah yang baru untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak ditutupnya Rapat, tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan ybs sewaktu-waktu dan berlaku efektif sejak ybs dinyatakan lulus fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan tanpa memerlukan persetujuan lebih lanjut dari pemegang saham Per 31 Desember 2016, A. Syarifuddin A. Gani belum mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan. Bank DKI terus melakukan komunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan untuk penyelesaian keputusan RUPS ini.
  Keputusan Agenda VI : Realisasi Keputusan Agenda VI :
Persetujuan penerbitan Obligasi VII PT Bank DKI
melalui Penawaran Umum Berkelanjutan
Memberikan persetujuan Penerbitan Obligasi VII PT Bank DKI melalui Penwaran Umum Berkelanjutan (PUB) sebesar maksimum RP 2.500.000.000.000,- (dua triliun lima ratus miliar Rupiah) dengan tenor maksimum 5 (lima) tahun, dengan tetap mempertimbangkan kondisi pasar pada saat penerbitan obligasi Pada bulan Juni 2016 Bank DKI telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan 1 tahap 1 sebesar Rp1.000.000.000.000,- (Satu Triliun Rupiah) adalah bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Bank DKI sebesar Rp2.500.000.000.000,- (Dua Triliun Lima Ratus miliar Rupiah)
  Keputusan Agenda VII : Realisasi Keputusan Agenda VII :
Perubahan Anggaran Dasar PT Bank DKI Menyetujui perubahan dan penyusunan kembali Anggaran Dasar Perseroan, sehingga pada pokoknya ketentuan Anggaran Dasar Perseroan menjadi sebagaimana termuat dalam “Konsep Perubahan Anggaran Dasar PT Bank DKI”, yang telah dibagikan kepada para pemegang saham. Bank DKI telah melakukan perubahan Anggaran Dasar